By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Econo Asia™
  • Indonesia
    • العربية (Arabic)
    • বাংলাদেশ (Bengali)
    • 简体中文 (Chinese (Simplified))
    • English
    • हिन्दी (Hindi)
    • 日本語 (Japanese)
    • Tiếng Việt (Vietnamese)
Kirim Berita
  • Beranda
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Pasar
    • Bursa Efek Bombay (BSE)
    • Hong Kong Stock Exchange (SEHK)
    • Bursa Korea (KRX)
    • Bursa Efek Nasional (NSE)
    • Bursa Efek Shanghai (SSE)
    • Bursa Efek Shenzhen (SZSE)
    • Bursa Singapura (SGX)
    • Bursa Efek Taiwan (TWSE)
    • Bursa Efek Teheran (TSE)
    • Bursa Efek Tokyo (TSE)
  • Asia
    AsiaMenampilkan lebih banyak
    Ekonomi Asia: Katalisator Momentum Ekonomi Asia
    29 April 2024
  • Timur Tengah
    Timur TengahMenampilkan lebih banyak
    Peran Penting Siaran Pers dalam Lanskap Pemasaran Timur Tengah
    28 April 2024
  • Siaran Pers
    Siaran PersMenampilkan lebih banyak
    Pentingnya Siaran Pers dalam Pemasaran ke Pasar Asia
    29 April 2024
Reading: Warga India dan China Ogah Beli Emas Meski Harga Turun, Ada Apa?
MEMBAGIKAN
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
Font ResizerAa
Econo Asia™Econo Asia™
Search
  • Indonesia
    • العربية (Arabic)
    • বাংলাদেশ (Bengali)
    • 简体中文 (Chinese (Simplified))
    • English
    • हिन्दी (Hindi)
    • 日本語 (Japanese)
    • Tiếng Việt (Vietnamese)
  • Beranda
  • Berita
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Pasar
    • Bursa Efek Bombay (BSE)
    • Hong Kong Stock Exchange (SEHK)
    • Bursa Korea (KRX)
    • Bursa Efek Nasional (NSE)
    • Bursa Efek Shanghai (SSE)
    • Bursa Efek Shenzhen (SZSE)
    • Bursa Singapura (SGX)
    • Bursa Efek Taiwan (TWSE)
    • Bursa Efek Teheran (TSE)
    • Bursa Efek Tokyo (TSE)
  • Asia
  • Timur Tengah
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kirim Berita
Econo Asia™ is part of GroupWeb Media Network. © GroupWeb Media LLC
Econo Asia™ > Blog > Berita > Pasar > Bursa Efek Shanghai (SSE) > Warga India dan China Ogah Beli Emas Meski Harga Turun, Ada Apa?
Bursa Efek Shanghai (SSE)Bursa Efek Shanghai (SSE)

Warga India dan China Ogah Beli Emas Meski Harga Turun, Ada Apa?

NEWSROOM
Terakhir diperbarui: 7 Mei 2024 6:17 pm
By NEWSROOM
1 Min Baca
MEMBAGIKAN
MEMBAGIKAN


Bisnis.com, JAKARTA — Permintaan emas fisik di India tetap lemah minggu ini meskipun ada sedikit koreksi harga karena para pembeli menunggu penurunan yang lebih besar.

Mengutip Reuters, Sabtu (4/5/2024), harga emas di China merosot selama dua minggu berturut-turut karena lesunya permintaan selama masa liburan.

Di India, konsumen emas terbesar kedua di dunia dan importir utama, harga domestik turun menjadi sekitar 70.500 rupee per 10 gram minggu ini, setelah mencapai rekor tertinggi 73.958 rupee bulan lalu (US$1 = 83,4682 rupee India).

Meskipun harga turun, permintaan emas di India tidak membaik. Para pembeli memilih…



Tautan sumber

Jokowi Minta Cina Investasi di IKN
KAI Gets Rp6.9tn Loan from China for Whoosh
Perusahaan RI Mau Pasok 1,5 Juta MT Batu Bara ke China
Usai Serang Israel, Beranikah AS Hentikan Ekspor Minyak Iran ke Cina?
Konflik Iran-Israel Picu Penurunan Harga Emas
DITANDAIEmasemas di chinaemas di indiaHarga Emasharga emas anjlokharga emas turunwarga china ogah beli emas
Bagikan Artikel Ini
Facebook Email Print
Artikel Sebelumnya Harga dan Permintaan Emas Naik Imbas Konflik Iran – Israel
Artikel Berikutnya Emas Naik, Menurut Data MCX

Bagikan Kami

- Advertisement -
Ad image

Berita Terbaru

US blames Iran for cyberattack on Trump’s campaign
Bursa Efek Teheran (TSE) Bursa Efek Teheran (TSE)
Alleged Cartel Behind Batam-Singapore Ship Ticket Prices Soaring
Bursa Singapura (SGX) Bursa Singapura (SGX)
Fueling Taiwan’s Fitness Craze: The Rise of Sports Nutrition
Bursa Efek Taiwan (TWSE) Bursa Efek Taiwan (TWSE)
India’s Rooftop Solar Boom: String Inverters in High Demand Amid Supply Shortages
Bursa Efek Nasional (NSE) Bursa Efek Nasional (NSE)
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Tentang Kami

Econo Asia™ menerbitkan berita tentang prospek ekonomika Asia dengan fokus pada Keuangan, FinTech, dan Pasar Saham. Berita dikumpulkan dan dipublikasikan saat tersedia di web. Econo Asia™ adalah bagian dari GroupWeb Media Network. Econo Asia™ bekerja sama dengan AsiaNewswire.Net, menerbitkan dan mendistribusikan siaran pers kepada media di Asia.

Hubungi Kami

  • WhatsApp: +1 832-716-2363
  • Skype: Groupwebmedia
  • Telegram: @groupwebmedia

Kategori

Berita
Ekonomi
Teknologi Finansial
Pasar
Asia
Timur Tengah
Siaran Pers

Berita Terbaru

US blames Iran for cyberattack on Trump’s campaign
27 Agustus 2024
Alleged Cartel Behind Batam-Singapore Ship Ticket Prices Soaring
27 Agustus 2024
Fueling Taiwan’s Fitness Craze: The Rise of Sports Nutrition
27 Agustus 2024
  • العربية (Arabic)
  • বাংলাদেশ (Bengali)
  • 简体中文 (Chinese (Simplified))
  • English
  • हिन्दी (Hindi)
  • Indonesia
  • 日本語 (Japanese)
  • Tiếng Việt (Vietnamese)
Econo Asia™ adalah bagian dari GroupWeb Media Network. © 2024 GroupWeb Media LLC
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kirim Berita
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?