Liputan6.com, Jakarta Bursa saham Asia merosot setelah inflasi AS pada Maret lebih tinggi dari perkiraan, naik 3,5% pada basis tahun ke tahun dan 0,4% lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.
Dilansir dari CNBC, Kamis (11/4/2024), ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan kenaikan sebesar 0,3% bulan ke bulan dan 3,4% tahun ke tahun.
Tidak termasuk komponen makanan dan energi yang bergejolak, CPI inti juga meningkat sebesar 0,4% secara bulanan dan meningkat sebesar 3,8% dari tahun lalu, dibandingkan dengan perkiraan masing-masing sebesar 0,3% dan 3,7%.
Investor di Asia juga akan memantau angka inflasi Tiongkok pada hari Kamis,…